Sabtu, 20 September 2014

Pengaruh Melemahnya Rupiah Terhadap Kehidupan Sehari‐hari

Tentang Melemah nya Nilai Tukar Rupiah ;


Coba CEK  dari Segi ISU terlebih dahulu :


Saat ini, ekonomi Indonesia sedang di uji. Nilai tukar rupiah melemah hingga mencapai Rp12.200,00. Namun tidak hanya berhenti disini, nilai rupiah bisa makin melemah. Hal ini dapat dipicu oleh beberapa hal, salah satunya adalah tidak seimbangnya neraca perdagangan Indonesia. Saat ini, pemerintah lebih banyak melakukan impor bahan pangan. Padahal Indonesia dikenal sebagai negara agraris yang kaya akan hasil buminya. Namun, Indonesia saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar tentu saja akan memperburuk kondisi perekonomian kita.
Menurut Saya, ada beberapa penyebab dari melemahnya nilai tukar rupiah. 
Yang  pertama neraca perdagangan Indonesia yang mengalami defisit. Neraca perdagangan yang defisit disebabkan karena saat ini, Indonesia lebih banyak melakukan impor daripada ekspor. Tentu saja, pengeluaran pemerintah Indonesia menjadi semakin banyak, padahal pemasukan pemerintah tidak sebanyak pengeluarannya.
Kedua, banyaknya utang luar negeri. Karena pemasukan negara kita tidak sebanyak dengan pengeluaran, pemerintah pun harus berhutang. Saat ini, utang pemerintah Indonesia telah banyak yang memasuki jatuh tempo.
Ketiga, kebijakan pemerintah yang tidak efektif. Kebijakan pemerintah sebenarnya banyak, namun kebijakan yang ada tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini di sebabkan banyak petinggi yang sibuk dengan urusannya masing-masing, sehingga mereka semua tidak dapat bekerja sama secara maksimal untuk mengatasi berbagai masalah yang ada. Tidak hanya itu saja, naiknya harga pangan juga salalh satu penyebabnya. Indonesia merupakan negara agraris, namun Indonesia tidak dapat memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Hal ini bisa disebabkan karena adanya hambatan cuaca sehingga terjadi kelangkaan pada beberapa produk. Hambatan cuaca ini mngakibatkan terlambatnya panen dan terhambatnya distribusi karena banjir. Misalnya saja cabai yang harganya naik hingga mencapai harga Rp 60.000,00/kg. Ini tentu saja sangat memprihatinkan dan memaksa pemerintah untuk melakukan impor cabai.
Kenaikan BBM pun adalah salah satu faktor terbesar yang menyebabkan inflasi, karena apabila harga BBM naik, bisa di pastikan semua sektor yang ada akan mengalami kenaikan harga. Jika tidak segera ditangani, tidak menutup kemungkinan nilai tukar rupiah terhadap dollar akan terus melemah. Pemerintah sebagai pemegang kekuasaan pun harus segera mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi hal ini.
Waduhh.. Memang Seharus nya Kita Memilih PEMERINTAHAN yang Berkomitmen dan NASIONALIS Karena Itu adalah Salah satu Kunci Sukses Mengembangkan NEGARA KITA TERCINTA INI. Semoga saja PEMERINTAHAN kedepan Akan Lebih baik amin...
KENAPA NILAI TUKAR RUPIAH MELEMAH (??)
Melemahnya nilai tukar rupiah
Nilai tukar atau dikenal pula sebagai kurs dalam keuangan adalah sebuah perjanjian yang dikenal sebagai nilai tukar mata uang terhadap pembayaran barang atau jasa pada saat kini atau di kemudian hari. Nilai tukar merupakan salah satu indicator kondisi perekonomian suatu negara. Ketidakstabilan nilai tukar dalam beberapa waktu lalu cenderung memperlihatkan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dollar semakin melemah , hal ini disebabkan beberapa faktor antara lain :
  • Neraca perdagangan tahun ini defisit karena lebih besar impor daripada ekspor.
  • Neraca transaksi berjalan juga mengalami defisit karena pembayaran-pembayaran utang luar negeri yang banyak jatuh tempo.
  • Cadangan devisa yang menurun , Saat ini, cadangan devisa Indonesia per Agustus 2013 tercatat sekitar 97 miliar dollar AS, jumlahnya terus menurun dari nilai sebelumnya di awal tahun USD 106 Milyar .
  • Beberapa kebijakan ekonomi pemerintah tidak cukup efektif dalam mengatasi masalah ini .
  • Para petinggi negeri yang bertanggung jawab atas ekonomi sibuk dengan urusannya masing-masing (politik).
  • Budiono sibuk menghadapi skandal Bank Century, Hatta Rajasa sibuk politik, Gita Wirjawan sibuk konvensi Partai Demokrat. Hal ini menyebabkan kondisi perekonomian Pada 2014 semakin auto pilot.
  • Meningkatnya kebutuhan dollar karena adanya pembayaran barang2 impor serta pembayaran utang yang jatuh tempo pada akhir bulan dari perusahaan-perusahaan di Indonesia
Kesimpulannya Indonesia diambang kesulitan ekonomi yang serius.
Dari penurunan nilai tukar rupiah sendiri, akan berpengaruh dengan ekonomi makro di indonesia. Secara garis besar, ada tiga hal yang mempengaruhi yaitu :
  • Merosotnya nilai tukar rupiah merefleksikan menurunnya permintaan masyarakat terhadap mata uang rupiah dan meningkatnya permintaan mata uang asing sebagai alat pembayaran internasional. Dampak yang akan terjadi adalah meningkatnya biaya impor bahan bahan baku bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia.
  • Meningkatnya tingkat suku bunga, hal ini akan berdampak pada perubahan investasi di Indonesia.
  • Terjadinya Inflasi berkepanjangan akibat komsumsi  masyarakat  yang meningkat dan likuiditas berlebih di pasar.
  • Meningkatnya harga komoditi impor , karena sebagian besar harganya ditentukan dengan dollar.
Waduh Benar Benar Banyak Masalah yang Di timbulkan , Sekarang Mari kita Bicara Dampak dan sedikit Solusi nya ;

Dampak yang di timbulkan dari naiknya nilai tukar rupiah, menurut sayah adalah pertumbuhan ekonomi terhambat. Akibat adanya inflasi ini, pertumbuhan ekonomi di Indonesia akan menjadi terganggu, banyak pembangunan fasilitas yang akan terbengkalai dan terhambat prosesnya.
Kedua, masyarakat kecil menjadi semakin sulit. Masyarakat yang berpenghasilan rendah pastinya akan merasakan dampak dari inflasi ini, harga kebutuhan pokok menjadi tinggi, namun hal ini tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan mereka.
Ketiga, Industri kecil yang tidak mampu bertahan akan bangkrut serta harga barang dan jasa mengalami kenaikan. Oleh karena itu sekarang hampir semua barang produksi di indonesia harganya mengalami kenaikan, karena untuk memproduksinya mereka juga membutuhkan biaya yang lebih tinggi dari biasanya yang penyebabnya adalah nilai tukar rupiah terus meningkat, sehingga untuk menjualnya ke konsumen para produsen juga harus meningkatkan harganya supaya mereka tidak mengalami kerugian.
Itu adalah sebagian kecil dampak yang ditimbulkan akibat terjadinya inflasi , masih banyak dampak yang akan membuat Indonesia semakin terpuruk dengan kondisi perekonomian yang seperti ini. Pemerintah sebaiknya dapat mengambil langkah yang tepat dengan memilah mana kebutuhan yang harus dipenuhi terlebih dahulu.
Sedikit Pendapat Solusi Untuk Mengembalikan Nilai Tukar Rupiah ;
Solusinya menurut sayah adalah dapat dilakukan dengan cara memperbaiki sistem perekonomian Indonesia. Pemerintah memiliki banyak kebijakan ekonomi, namun tidak dapat berjalan dengan baik di lapangan. Hal ini disebabkan karena para petinggi negara saat ini lebih fokus pada “Pesta Demokrasi” tahun depan. Seharusnya, jika memang mereka mengabdi untuk negara, mereka harus tetap mengutamakan kepentingan negeri ini.
Kedua, meminimalkan impor dan mengutamakan ekspor. Indonesia memiliki banyak potensi sumber daya alam yang jika dapat di olah dengan baik, seharusnya dapat memberi banyak manfaat bagi negara ini, namun karena kurangnya perhatian pemerintah, hasilnya pun tidak dapat menjadi maksimal.
Dan yang terakhir, memaksimalkan para pelaku industri kecil. Mereka adalah asset bagi perekonomian Indonesia, namun karena kurangnya perhatian dari pemerintah mereka menjadi tidak berdaya menghadapi kondisi perekonomian Indonesia saat ini. Banyak yang bangkrut. Pemerintah seharusnya dapat membantu dengan memberikan pinjaman kepada mereka agar usahanya dapat terus berjalan dan berkembang baik.
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk dapat dilakukan untuk menekan tingkat inflasi yang terjadi saat ini. Menurut kami, ketiga solusi tersebut adalah hal yang paling penting untuk dapat melakukan perubahan yang lebih baik bagi perekonomian Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar